Apa itu Kalimat Terbelah dalam Bahasa Inggris?
Kalimat bahasa Inggris dasar mengikuti urutan standar, sehingga sulit untuk menekankan satu bagian informasi tertentu tanpa menggunakan penekanan suara (intonasi). Kalimat terbelah (cleft sentences) memecahkan masalah ini dalam penulisan bahasa Inggris. Kata "cleft" berarti "terbelah" atau "dibagi". Sebuah kalimat terbelah mengambil kalimat sederhana dan membaginya secara eksplisit menjadi dua klausa, masing-masing dengan kata kerjanya sendiri, untuk menonjolkan elemen tertentu. Restrukturisasi yang elegan ini merupakan ciri khas penulisan tingkat lanjut, persuasif, dan akademik.
Struktur dan Rumus Kalimat Terbelah
Ada beberapa variasi kalimat terbelah, masing-masing dirancang untuk menonjolkan elemen yang berbeda seperti subjek, objek, tindakan, atau lokasi.
1. It-Clefts (Kalimat It-Cleft)
Jenis kalimat terbelah yang paling umum. Struktur ini dapat menekankan hampir semua kata benda atau frasa preposisi dalam kalimat kecuali kata kerja.
- Rumus Standar: It + be (is/was) + [Kata yang Ditekankan] + that/who(m) + [Sisa kalimat]
- Kalimat Dasar: John (S) broke (V) the window (O) yesterday (Keterangan Waktu).
- Menekankan Subjek: It was John who broke the window yesterday.
- Menekankan Objek: It was the window that John broke yesterday.
- Menekankan Waktu: It was yesterday that John broke the window.
2. Wh-Clefts (Pseudo-Clefts)
Kalimat ini menggunakan klausa Wh (biasanya dimulai dengan What) di awal untuk memisahkan seluruh tindakan, objek, atau konsep.
- Rumus Standar: What + [Subjek + Kata Kerja] + be (is/was) + [Kata/Tindakan yang Ditekankan]
- Kalimat Dasar: I (S) need (V) a new car (O).
- Menekankan Objek: What I need is a new car.
- Menekankan Tindakan (menggunakan "to do"): What I want to do is drop out.
3. Reverse Wh-Clefts (Wh-Cleft Terbalik)
Pada dasarnya adalah sebuah Wh-cleft yang dibalik posisinya. Elemen yang ditekankan muncul pertama kali.
- Rumus Standar: [Kata/Tindakan yang Ditekankan] + be (is/was) + What + [Subjek + Kata Kerja]
- Contoh: A new car is what I need.
- Contoh: Quitting is what he wants to do.
4. All-Clefts (Kalimat All-Cleft)
Digunakan untuk menekankan satu-satunya hal yang penting atau yang terjadi.
- Rumus Standar: All + (that) + [Subjek + Kata Kerja] + be (is/was) + [Kata/Tindakan yang Ditekankan]
- Kalimat Dasar: He just wants to sleep.
- Contoh: All (that) he wants to do is sleep.
5. Struktur Penekanan Lainnya
Terkadang kita menggunakan frasa pengantar khusus untuk memisahkan alasan, tempat, atau orang.
* The reason why... is that... (The reason why he left is that he was sick.)
* The place where... is... (The place where we met is a park.)
* The person who... is... (The person who can help is John.)
Cara Membedakan Cleft Sentence dan Kalimat Standar
Cara termudah untuk mengidentifikasi kalimat terbelah adalah dengan melihat apakah "It is/It was" atau "What" dapat dihilangkan sehingga menyisakan kalimat dasar yang lengkap dan benar secara tata bahasa.
* Fokus Cleft: It was his attitude that annoyed me.
* SPO Dasar: His attitude annoyed me.
Karena kalimat terbelah pada dasarnya adalah kalimat yang diperluas secara buatan, struktur ini digunakan sesekali untuk efek maksimal.
Kapan Menggunakan Kalimat Terbelah
- Untuk Mengklarifikasi Kesalahpahaman: A: Apakah Anda kehilangan dompet? B: Tidak, it was my keys that I lost.
- Untuk Menciptakan Kesan Dramatis: Suara keras terjadi. What followed was total chaos.
- Dalam Argumen Akademik: * It is the underlying data that provides the clearest proof.*
Contoh Penggunaan Kalimat Terbelah dalam Kehidupan Nyata
- Sastra: "It was the best of times, it was the worst of times..." (Penekanan gaya bahasa).
- Percakapan Sehari-hari: "All I'm saying is that we need more time."
- Debat: "What the opposition fails to understand is the economic impact."
Ringkasan & Lembar Contekan Kalimat Terbelah
| Tipe Cleft | Rumus Sintaksis | Contoh Nyata |
|---|---|---|
| It-cleft (Subjek) | It is + S + who + V + O | It is Mary who bakes. |
| It-cleft (Waktu/Tempat) | It is + Frasa Preposisi + that + Klausa | It was in 1999 that he died. |
| Wh-cleft (Tindakan) | What + S + do + is + V1 | What we did was run. |
| Reverse Wh-cleft | Elemen yang ditekankan + is + what + S + V | Running is what we did. |
| All-cleft | All + S + V + is + [fokus] | All he needs is love. |
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Haruskah saya menggunakan "It is I" atau "It is me"?
Secara ketat, tata bahasa formal mengharuskan penggunaan kata ganti subjek setelah kata kerja 'to be' (It is I who called you). Namun, bahasa Inggris percakapan modern sangat mendukung penggunaan kata ganti objek (It was me who called you). Dalam tes standar dan penulisan formal, tetaplah gunakan "It is I/he/she."
Bisakah saya menggunakan "when" atau "where" dalam kalimat It-cleft?
Tidak, ini adalah kesalahan yang sangat umum. Meskipun Anda menekankan waktu atau tempat, Anda harus menggunakan that (atau terkadang which/who), bukan when atau where.
Salah: It was yesterday ketika I saw him.
Benar: It was yesterday that I saw him.
Mengapa "that" terkadang hilang dalam kalimat terbelah?
Dalam bahasa Inggris lisan, kata ganti relatif that sering kali dihilangkan dalam Wh-cleft dan All-cleft jika kata tersebut bukan subjek dari klausa yang ditekankan. Misalnya, All (that) I want is peace. Namun, dalam It-cleft, penggunaan that / who bersifat wajib.