Apa itu Kalimat Pasif dalam Tata Bahasa Inggris?
Dalam kalimat bahasa Inggris standar, subjek adalah "pelaku" dari suatu tindakan (Kalimat Aktif). Dalam Kalimat Pasif (Passive Voice), susunan kalimat tersebut dibalik: subjek menjadi "penerima" tindakan, dan "pelaku" aslinya dipindahkan ke akhir kalimat atau dihilangkan sama sekali. Kalimat pasif memungkinkan pembicara untuk sengaja mengalihkan fokus dari siapa yang melakukan sesuatu, dan memusatkan fokus secara tajam pada apa yang terjadi pada objek tersebut. Ini adalah alat penting untuk komunikasi yang objektif, akademik, dan diplomatis.
Struktur dan Rumus Kalimat Pasif
Untuk membentuk kalimat pasif, objek langsung dari kalimat aktif secara matematis berpindah ke posisi subjek. Bentuk kata kerja "Be" disisipkan, dan kata kerja aksi utama dipaksa menjadi bentuk Past Participle (V3 atau berakhiran -ed).
Rumus Utama Kalimat Pasif
S (Penerima) + Be (sesuai tenses) + V3/V-ed + (by Pelaku)
Rumus Pasif di Berbagai Tenses
Kata kerja "Be" selalu membawa penanda waktu (tenses) dari kalimat tersebut. Kata kerja utamanya selalu menggunakan V3.
| Tenses | Rumus Pasif | Kalimat Aktif -> Transformasi Pasif |
|---|---|---|
| Simple Present | S + am/is/are + V3 | He builds houses. -> Houses are built by him. |
| Simple Past | S + was/were + V3 | He built houses. -> Houses were built by him. |
| Present Perfect | S + has/have been + V3 | He has built houses. -> Houses have been built. |
| Future Simple | S + will be + V3 | He will build houses. -> Houses will be built. |
| Present Cont. | S + am/is/are being + V3 | He is building houses. -> Houses are being built. |
| Past Cont. | S + was/were being + V3 | He was building houses. -> Houses were being built. |
| Modals | S + Modal + be + V3 | He must build houses. -> Houses must be built. |
Cara Membedakan Kalimat Aktif dan Pasif
Cara termudah untuk mengenali kalimat pasif adalah dengan mencari kombinasi "Be + V3". Jika Anda melihat bentuk seperti is given, were stolen, been eaten, being watched, itu murni kalimat pasif.
* Aktif: The dog (Pelaku) bit (V2 Aktif) the man (Penerima).
* Pasif: The man (Penerima) was (Kata kerja Be) bitten (V3) by the dog (Pelaku).
Kapan Menggunakan Kalimat Pasif
Mengetahui kapan menggunakannya sama pentingnya dengan mengetahui bagaimana cara membentuknya.
* Ketika "Pelaku" tidak diketahui: My car was stolen last night. (Saya tidak tahu siapa yang melakukannya).
* Ketika "Pelaku" sudah jelas: The criminal was arrested. (Jelas, oleh polisi).
* Ketika Tindakan lebih penting daripada Pelaku: The new cure was discovered! (Obat penyembuhnya yang penting, bukan nama ilmuwan spesifiknya).
* Untuk kesopanan diplomatis (Menhindari menyalahkan): Crucial mistakes were made during the meeting. (Alih-alih menunjuk hidung dan berkata "Anda membuat kesalahan.")
Contoh Penggunaan Kalimat Pasif dalam Kehidupan Nyata
- Laporan Berita: "A new law has been passed by the city council."
- Penelitian Ilmiah: "The chemical was heated to boiling point."
- Layanan Pelanggan: "Your package will be delivered tomorrow."
Ringkasan & Lembar Contekan Kalimat Pasif
| Komponen | Aturan/Rumus | Contoh |
|---|---|---|
| Subjek | Penerima tindakan | The window was broken. |
| Kata Kerja Be | Harus sesuai tenses target | The window is / was / will be broken. |
| Kata Kerja Utama | Harus SELALU V3 / V-ed | The window was broken. |
| Frasa By | Opsional. Memperkenalkan pelaku | ... by John. |
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Bisakah saya membuat setiap kalimat menjadi pasif?
Tidak. Hanya kalimat dengan kata kerja transitif (kata kerja yang membutuhkan objek langsung) yang dapat dibuat pasif. Kata kerja intransitif (seperti sleep, die, arrive, happen) tidak dapat dibuat pasif karena tidak ada objek untuk dipindahkan ke depan kalimat. Anda tidak bisa mengatakan, "The bed was slept by me."
Apakah menggunakan kalimat pasif itu buruk?
Sama sekali tidak. Ada anggapan salah yang umum bahwa kalimat pasif itu "salah secara tata bahasa" atau "tulisan yang lemah." Meskipun sebaiknya Anda tidak menggunakannya untuk urutan aksi dalam penulisan kreatif (di mana Anda memerlukan kata kerja aktif yang kuat), sangat wajib dan tepat jika digunakan dalam pelaporan ilmiah, teknis, dan objektif.
Apa yang harus saya lakukan jika sebuah kalimat memiliki dua objek?
Kata kerja seperti give, send, teach seringkali memiliki dua objek (misalnya, She gave him a book.) Anda dapat membuat dua kalimat pasif yang berbeda tergantung pada objek mana yang Anda letakkan di depan.
* Meletakkan Objek Tak Langsung di Depan (Paling umum): He was given a book (by her).
* Meletakkan Objek Langsung di Depan (Kurang umum): A book was given to him (by her).