Apa itu Kalimat Pasif Tingkat Lanjut dalam Bahasa Inggris?
Kalimat pasif dasar digunakan ketika penerima tindakan lebih penting daripada pelaku tindakan (misalnya, The ball was kicked). Kalimat pasif tingkat lanjut melangkah lebih jauh dengan menggunakan struktur gramatikal yang kompleks—seperti kata kerja pelapor impersonal, kata kerja dengan objek ganda, dan bentuk kausatif—untuk memperkenalkan nuansa tingkat tinggi, objektivitas yang ketat, dan jarak formal. Hal ini sangat umum ditemukan dalam jurnalisme, penelitian akademik, dan komunikasi bisnis profesional di mana menyatakan secara eksplisit "siapa" yang melakukan tindakan dianggap tidak perlu atau bersifat sensitif secara diplomatis.
Struktur dan Rumus Kalimat Pasif Tingkat Lanjut
Struktur pasif tingkat lanjut berbeda dari bentuk sederhana Subjek + Be + Past Participle. Berikut adalah rumus standar yang digunakan dalam penulisan yang lebih canggih.
1. Pasif Impersonal (Reporting Verbs)
Digunakan untuk melaporkan pikiran, keyakinan, atau pengetahuan umum tanpa menghubungkannya dengan orang tertentu. Kata kerja pelapor yang umum meliputi say, believe, think, know, report, claim.
- Rumus: It + Be + V3/V-ed (dari kata kerja pelapor) + that + Klausa
- Contoh: It is believed that the economy will improve next year. (Bandingkan dengan: People believe that...)
2. Pasif Personal (Reporting Verbs)
Cara yang lebih elegan untuk melaporkan keyakinan umum dengan menjadikan subjek dari klausa yang dilaporkan sebagai subjek dari seluruh kalimat.
- Rumus: Subjek + Be + V3/V-ed (dari kata kerja pelapor) + to-infinitive (to + V1 / to have + V3)
- Contoh (Ide Sekarang): The economy (S) is believed to improve (to + V1) next year.
- Contoh (Ide Masa Lalu): The suspect (S) is known to have left (to have + V3) the country.
3. Pasif dengan Dua Objek (Langsung dan Tak Langsung)
Ketika sebuah kata kerja (seperti give, offer, tell, send, teach, pay, promise) memiliki dua objek, salah satunya bisa menjadi subjek baru. Namun, menggunakan objek tak langsung (orangnya) jauh lebih umum.
- Rumus (Objek Tak Langsung sebagai Subjek): S (Orang) + Be + V3/V-ed + Objek Langsung
- Contoh: She (S) was offered a new job.
- Rumus (Objek Langsung sebagai Subjek): S (Benda) + Be + V3/V-ed + to/for + Objek Tak Langsung
- Contoh: A new job (S) was offered to her.
4. Kalimat Pasif Kausatif (Causative Passive)
Digunakan ketika Anda mengatur dan membayar orang lain untuk melakukan layanan bagi Anda.
- Rumus: S + have/get + Objek + V3/V-ed
- Contoh: I (S) had my hair (Objek) cut (V3) kemarin.
- Contoh: We are getting our house painted.
Cara Membedakan Pasif dengan "Be" dan Pasif dengan "Get"
Get-Passive adalah alternatif percakapan untuk Be-Passive standar.
* Rumus: S + get/got + V3/V-ed
* Perbedaan Penggunaan: Pasif dengan Be bersifat netral dan formal (He was arrested). Pasif dengan Get bersifat informal dan sering kali menyiratkan bahwa tindakan tersebut tidak terduga, sedikit negatif, atau bahwa subjek memiliki keterlibatan dalam memicu hal tersebut terjadi (He got arrested).
Kapan Menggunakan Kalimat Pasif Tingkat Lanjut
- Formalitas dan Objektivitas: Dalam penulisan akademik dan ilmiah untuk menghilangkan bias pribadi. (The data was analyzed...)
- Kebijaksanaan dan Diplomasi: Untuk menghindari tuduhan atau menyalahkan pihak tertentu. (Mistakes were made... alih-alih You made mistakes.)
- Kohesif (Kepaduan): Untuk menjaga subjek gramatikal tetap konsisten di beberapa kalimat dalam satu paragraf tanpa pergeseran yang mengejutkan.
Contoh Penggunaan Kalimat Pasif Tingkat Lanjut dalam Kehidupan Nyata
- Jurnalisme: "The CEO is rumored to be stepping down." (Pasif Personal)
- Penulisan Akademik: "It has been hypothesized that the virus mutates rapidly." (Pasif Impersonal)
- Percakapan Sehari-hari: "I need to get my phone fixed." (Pasif Kausatif)
Ringkasan & Lembar Contekan Kalimat Pasif Tingkat Lanjut
| Struktur | Rumus Sintaksis | Contoh Nyata |
|---|---|---|
| Impersonal | It + be + V3 + that clause | It is said that he is rich. |
| Personal | S + be + V3 + to + V1 | He is said to be rich. |
| Objek Ganda | S (orang) + be + V3 + O | I was given a warning. |
| Get-Passive | S + get/got + V3 | My bike got stolen. |
| Kausatif | S + have/get + O + V3 | She had her dress cleaned. |
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa guru terkadang mengatakan bahwa kalimat pasif itu buruk?
Program penulisan dasar sering kali tidak menganjurkan kalimat pasif karena dapat membuat kalimat menjadi bertele-tele, tidak jelas, atau lemah (misalnya, The apple was eaten by me alih-alih I ate the apple). Namun, dalam penulisan profesional tingkat lanjut, sains, dan jurnalisme, kalimat pasif sangat penting untuk menciptakan nada formal yang objektif.
Apakah "I got my car stolen" merupakan pasif kausatif?
Secara tata bahasa, formulanya identik dengan pasif kausatif (S + get + O + V3), tetapi secara semantik ini adalah "pasif pengalaman". Anda tidak mengatur atau membayar seseorang untuk mencuri mobil Anda; ini mewakili kemalangan yang terjadi pada Anda.
Bisakah semua kata kerja diubah menjadi kalimat pasif?
Tidak. Hanya kata kerja transitif (kata kerja yang membutuhkan objek langsung, seperti kick, eat, buy) yang dapat dipasifkan. Kata kerja intransitif (kata kerja tanpa objek, seperti sleep, arrive, die) tidak dapat dipasifkan. Anda tidak bisa mengatakan He was died.