Apa Itu Nominalisasi?
Nominalisasi adalah proses morfologis yang canggih di mana kata kerja atau kata sifat diubah menjadi kata benda. Proses ini sangat tertanam dalam bahasa Inggris formal, akademis, perusahaan, dan ilmiah. Dengan mengubah tindakan (kata kerja) atau kualitas deskriptif (kata sifat) menjadi "benda" kata benda yang konkret, penulis dapat memadatkan informasi, membangun nada yang lebih abstrak atau objektif, dan menciptakan struktur kalimat yang padat dan kompleks.
Struktur dan Rumus Nominalisasi
Ketika Anda menominalisasi sebuah kata, Anda mengangkatnya dari peran aslinya (sebagai tindakan atau deskripsi) dan menempatkannya secara pasti ke dalam slot Subjek (S) atau Objek (O) dalam sebuah kalimat.
- Format Tindakan Asli (S + V + O):
- The team (S) analyzed (V) the data (O). (Tim menganalisis data tersebut.)
- Format Nominalisasi (S + V + O) atau (S + V + Pelengkap Subjek):
- The analysis (S) of the data was thorough. (Analisis data tersebut sangat menyeluruh.)
- Perhatikan bagaimana kata kerja analyze menjadi kata benda analysis. Subjek asli (the team) sekarang dapat dihilangkan sama sekali untuk membuat pernyataan tersebut terdengar lebih objektif.
Cara Membentuk Nominalisasi Deverbal (Dari Kata Kerja)
Nominalisasi deverbal adalah kata benda yang diturunkan langsung dari kata kerja. Mereka biasanya merujuk pada tindakan itu sendiri, proses, hasil, atau agen yang melakukan tindakan tersebut.
Penciptaannya sering kali menggunakan akhiran (sufiks) tertentu:
- -tion / -sion / -ation / -ition: Kelompok yang paling umum, menciptakan kata benda abstrak.
- decide (V) → decision** (Kata Benda - keputusan)
- inform (V) → information** (Kata Benda - informasi)
- compete (V) → competition** (Kata Benda - kompetisi/persaingan)
- -ment: Menunjukkan suatu tindakan atau hasil.
- develop (V) → development** (Kata Benda - pengembangan/pembangunan)
- agree (V) → agreement** (Kata Benda - persetujuan)
- -al: Menunjukkan suatu proses atau kejadian.
- arrive (V) → arrival** (Kata Benda - kedatangan)
- refuse (V) → refusal** (Kata Benda - penolakan)
- -ance / -ence: Menunjukkan suatu keadaan atau tindakan.
- perform (V) → performance** (Kata Benda - pertunjukan/kinerja)
- exist (V) → existence** (Kata Benda - keberadaan)
- -ing (Gerund):
- read (V) → reading (Kata Benda: misalnya, "The reading** of the will.")
- Derivasi Nol (Konversi): Kata tersebut menjadi kata benda tanpa perubahan ejaan.
- to walk (V) → a walk** (Kata Benda - jalan-jalan)
Cara Membentuk Nominalisasi Deadjektival (Dari Kata Sifat)
Nominalisasi deadjektival adalah kata benda yang lahir dari kata sifat. Mereka menggeser kualitas deskriptif menjadi konsep atau keadaan abstrak.
- -ness: Akhiran yang sangat produktif untuk membuat kata benda keadaan/kualitas.
- happy (Adj) → happiness** (Kata Benda - kebahagiaan)
- dark (Adj) → darkness** (Kata Benda - kegelapan)
- -ity / -ty: Mewakili suatu kondisi atau kualitas.
- active (Adj) → activity** (Kata Benda - aktivitas)
- generous (Adj) → generosity** (Kata Benda - kemurahan hati)
- -th: Seringkali melibatkan pergeseran ejaan internal.
- long (Adj) → length** (Kata Benda - panjang)
- strong (Adj) → strength** (Kata Benda - kekuatan)
- Derivasi Nol (Konversi): Kata sifat bertindak sebagai kata benda kolektif.
- the poor (Adj) → the poor** (Kata Benda: mewakili kelompok orang miskin)
Kasus Penggunaan: Mengapa Menggunakan Nominalisasi?
Nominalisasi adalah pilihan gaya yang mengubah "rasa" dari sebuah kalimat.
- Keringkasan dan Kepadatan: Mereka mengemas banyak ide ke dalam frasa kata benda tunggal.
- Dasar: Because they performed poorly, they lost. (Karena mereka tampil buruk, mereka kalah.)
- Nominalisasi: Their poor performance caused the loss. (Penampilan buruk mereka menyebabkan kekalahan.)
- Objektivitas: Dengan menggunakan nominalisasi, Anda dapat menghilangkan "pelaku" (Subjek) dari tindakan tersebut, yang terdengar lebih ilmiah atau tidak bias.
- Dasar: We investigated the crime perfectly.
- Nominalisasi: The investigation was perfect. (Penyelidikan berlangsung sempurna.)
- Fokus pada Konsep Abstrak: Mereka memungkinkan Anda untuk mendiskusikan gagasan sebagai subjek yang konkret.
- Dasar: When people are free, they thrive.
- Nominalisasi: Freedom allows people to thrive. (Kebebasan memungkinkan orang untuk berkembang.)
Cara Membedakan Penggunaan Berlebihan dan Penggunaan yang Baik
Meskipun nominalisasi terdengar profesional, penggunaannya yang berlebihan menciptakan "zombie nouns"—kalimat birokrasi yang berat dan sulit dibaca.
- Buruk (Berlebihan): "The implementation of the decision for the reduction of taxes will occur." (Terlalu banyak kata benda, kata kerja lemah).
- Baik (Aktif): "The government will implement its decision to reduce taxes." (Kata kerja kuat dipulihkan).
Ringkasan & Lembar Contekan Nominalisasi
| Jenis | Titik Asal | Akhiran Umum | Contoh |
|---|---|---|---|
| Deverbal | Dari Kata Kerja | -tion, -sion, -ment, -al, -ance, -ing | Decision, development, arrival |
| Deadjektival | Dari Kata Sifat | -ness, -ity, -th, -dom | Happiness, activity, length |
| Derivasi Nol | Tanpa perubahan | Tidak ada | A walk, the rich |
💡 Tip: Gunakan nominalisasi ketika Anda ingin terdengar sangat formal atau abstrak. Namun, jika tulisan Anda terasa tidak bernyawa atau terlalu rumit, "bongkar" nominalisasi Anda dengan mengubahnya kembali menjadi kata kerja aktif!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang dimaksud dengan nominalisasi dalam tata bahasa Inggris?
Nominalisasi adalah kata benda abstrak yang diturunkan baik dari kata kerja (deverbal) atau kata sifat (deadjektival). Mereka mengubah tindakan atau deskripsi menjadi sebuah "benda" atau konsep yang dapat Anda bicarakan (misalnya, mengubah kata kerja to destroy menjadi kata benda destruction).
Apa itu nominalisasi deverbal?
Ini adalah kata benda yang dibuat dari akar kata kerja. Misalnya, mengambil kata kerja explain dan menambahkan akhiran -tion untuk membuat kata benda explanation.
Apa itu nominalisasi deadjektival?
Ini adalah kata benda yang dibuat dari akar kata sifat. Misalnya, mengambil kata sifat sad dan menambahkan akhiran -ness untuk membuat kata benda sadness, yang mewakili konsep abstrak tentang kesedihan.
Mengapa penulis akademis banyak menggunakan nominalisasi?
Penulis akademis dan ilmiah lebih menyukainya karena memungkinkan penggunaan bahasa yang sangat objektif. Nominalisasi memungkinkan penulis menyatakan suatu tindakan (seperti an observation) tanpa harus merinci siapa tepatnya yang melakukan pengamatan tersebut, yang membuat teks terdengar lebih universal dan tidak memihak.