Topics in this Category
-
1A1
Konjungsi Koordinatif (FANBOYS)
FANBOYS: for, and, nor, but, or, yet, so — konjungsi yang menghubungkan elemen tata bahasa yang setara.
-
2A2
Konjungsi Subordinatif (because, so, when, before, after)
Konjungsi yang memperkenalkan klausa dependen: because, although, when, while, before, after, until, unless.
-
3B1
Penanda Wacana (Kontras, Penambahan, Hasil)
Kata penghubung yang mengorganisir ide: however, nevertheless, moreover, furthermore, therefore, consequently.
-
4B2
Tanda Baca sebagai Tata Bahasa
Bagaimana tanda baca memengaruhi makna dan struktur: titik koma, titik dua, tanda pisah, dan comma splice.
-
5B2
Penanda Wacana Lanjutan
Bahasa penghubung yang canggih untuk penulisan formal: albeit, notwithstanding, in light of, to this end, by contrast.
-
6C1
Penghubung Kompleks dan Perangkat Kohesi
Perangkat kohesif tingkat lanjut: reference chains, lexical cohesion, substitution, ellipsis antar kalimat.
-
7C1
Register dan Formalitas
Bagaimana pilihan tata bahasa berbeda di seluruh register formal, netral, dan informal — dan cara beralih di antaranya.
-
8C2
Wacana dan Koherensi Lanjutan
Progresi tematik, struktur informasi, kerangka given-new, dan strategi koherensi wacana.
-
9C2
Penanda Metawacana (Metadiscourse Markers)
Bahasa yang mengorganisir dan mengomentari teks itu sendiri: firstly, in other words, to summarise, it should be noted.
-
10C2
Stilistika dan Register Lanjutan
Pilihan gaya yang menentukan kualitas tulisan: ritme kalimat, kepadatan leksikal, hedging, dan manajemen nada.
-
11C2
Pragmatik (Hành vi Bahasa, Implikatur, Strategi Kesopanan)
Bagaimana bahasa berfungsi di luar makna harfiah: tindak tutur, maksim Gricean, strategi penyelamatan muka.